Musibah KRI Nanggala, Perlu Evaluasi Anggaran Peremajaan Alutsista

Rina Anggraeni
Alutsista buatan PT Pindad/Antara

“Untuk meremajaan alutsista nasional, Indonesia perlu mengaktivasi kemampuan BUMN Pertahanan. Saat ini, pemerintah berencana membangun program kemandirian  sistem pertahanan melalui pembentukan holding BUMN pertahanan. Holding ter-sebut  meliputi lima BUMN yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT Len Industri, PT Pindad, PT PAL dan PT Dahana.” kata Hidayat

Dia menilai, holding BUMN pertahanan masih sangat lamban implementasinya. Adapun, jolding BUMN pertahanan tersebut masih dalam bentuk blueprint yang belum dilaksanakan.

Kelambanan tersebut karena rendahnya kemampuan BUMN pertahanan dalam menarik investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Padahal bila Holding BUMN Pertahanan bisa diimplementasikan cepat, Peremajaan Alutsista  Indonesia akan lebih murah dan lebih cepat sehingga sistem pertahanan mandiri dan  kuat dapat terwujud,” tutur Hidayat.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KRI Nanggala 402 Tenggelam, Kapal Selam Indonesia Kini Tinggal 4

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

57 tahun lalu

Teddy Ungkap Alasan Prabowo Kerap ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan

57 tahun lalu

Purbaya soal Anggaran Alutsista: Cukup Signifikan, tapi Rahasia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal