Dalam pemaparannya, Fund Manager Danakita Investama Ponco Utomo menjelaskan prospek reksa dana di 2025 diprediksi positif, didorong oleh potensi pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral AS (The Fed), serta kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan, meskipun ada tantangan global seperti pengenaan tarif dagang oleh Amerika, ketidakstabilan kondisi politik Timur Tengah, serta belum meredanya perang antara Rusia dan Ukraina.
“Tren menunjukkan minat investor pada instrumen reksa dana yang lebih konservatif seperti reksa dana pasar uang. Sementara reksa dana saham dan campuran mulai menunjukkan pertumbuhan yang positif ditopang kinerja IHSG yang telah mencetak rekor baru all time high (ATH) baru diatas level 8.200,” kata Ponco.
Head of Mutual Fund MNC Sekuritas Agustina Endah menjelaskan terdapat berbagai macam produk reksa dana bisa dibeli melalui aplikasi MotionTrade yang bisa dipilih sesuai dengan profil risiko investor.
"Reksa dana bisa menjadi pilihan yang tepat bagi generasi muda untuk mulai belajar dan berproses menjadi investor yang bijak karena dikelola oleh Manajer Investasi (MI) yang profesional. Jangan sampai hanya ikut-ikutan (FOMO) membeli saham, tapi tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjualnya. Dengan berinvestasi reksa dana, kita bisa mulai berinvestasi sambil belajar memahami pasar secara bertahap,” ujar Agustina.
Nikmati layanan investasi pasar modal syariah dari #MNCSekuritas dengan segera unduh aplikasi MotionTrade dan jelajahi seamless experience. Aplikasi MotionTrade dapat diunduh di Google PlayStore dan Apple AppStore dengan link unduh onelink.to/motiontrade. MNC Sekuritas, Invest with The Best!