Dari segmen bisnis perbankan, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank membukukan kenaikan pendapatan bunga sebesar 8,9 persen yoy menjadi Rp1,5 triliun di 2025 dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp81,8 miliar, meningkat 9,3 persen yoy.
Total aset MNC Bank tumbuh menjadi Rp20,3 triliun per akhir tahun 2025. Rasio Kewajilban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) MNC Bank berada di level 24,7 persen pada akhir 2025, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Penyaluran kredit juga dikelola secara optimal dengan rasio NPL-gross membaik menjadi 3,0 persen dan NPL-net sebesar 2,1 persen.
Kemudian, Aplikasi MotionPay dari PT MNC Teknologi Nusantara (MTN) dapat digunakan untuk bertransaksi di Jepang menggunakan fitur OR Cross Border di tahun 2025. Di samping itu, MTN mengumumkan rebranding Flash Mobil menjadi FLASH, menghadirkan layanan payment gateway yang lebih modern, cepat, dan andal. Sepanjang 2025 volume transaksi MTN mencapai 1,01 miliar, tumbuh signifikan dibandingkan akhir tahun 2024
PT MNC Finance dan PT MNC Guna Usaha Indonesia mencatatkan total aset sebesar Rp2,4 triliun pada tahun 2025, tumbuh 11,7 persen yoy, didorong peningkatan pembiayaan refinancing properti, kendaraan, serta alat berat. Kualitas pembiayaan juga tetap terjaga dengan rasio NPF sebesar 1,4 persen.
Sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan tersebut, bisnis pembiayaan secara keseluruhan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp400 miliar.