Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia, sudah seharusnya unicorn di Indonesia bisa bertambah. Dia mengharapkan, nantinya di Indonesia akan muncul puluhan unicorn-unicorn baru.
"Ekonomi kita akan terus berkembang menjadi nomor empat dunia. Artinya apa, tidak mungkin unicorn kita hanya delapan, minimal 25 dan saya berhadap ada yang dari Malang," kata dia.
Oleh karena itu, Erick berharap agar anak-anak muda Indonesia, termasuk para pelaku startup di Kota Malang untuk bisa memanfaatkan peluang yang ada dengan menjadi generasi muda yang produktif.
"Makanya saya bilang, jangan jadi generasi muda yang rebahan dan konsumtif, tapi produktif. Bisa tidak, pasti bisa," ucapnya.
Saat ini tercatat ada sebanyak delapan unicorn yang ada di Indonesia. Delapan startup berstatus unicorn pada 2021 adalah Gojek yang merupakan penyedia berbagai layanan, Tokopedia di bidang e-commerce, dan Traveloka yang merupakan perusahaan pada bidang travel.
Kemudian, Bukalapak pada bidang e-commerce, OVO yang merupakan startup bidang pembayaran elektronik, J&T Express perusahaan bidang pengiriman barang, Xendit sebuah perusahaan financial technology (fintech), dan Ajaib startup bidang investasi saham dan reksadana online.