Menteri ESDM Beberkan Biang Kerok Konversi Motor Listrik Sepi Peminat: Banyak STNK Bodong

Atikah Umiyani
Biang kerok konversi motor BBM ke listrik sepi peminat karena STNK yang dimiliki bodong. (Foto: Muchtamir Zaide)

Kendati demikian, Arifin menekankan pihaknya akan tetap berupaya menjalankan program konversi motor listrik sesuai dengan yang ditargetkan pada 2024 yakni 150.000 unit. Adapun satu-satunya cara yaitu dengan mendorong motor tua untuk bisa dikonversi. 

"Cara satu-satunya motor-motor tua ini kita coba dorong untuk dikonversi," ucapnya.

Lebih lanjut, Arifin mengaku pihaknya juga tetap mencari badan usaha dan instansi yang ingin mengkonversikan sepeda motor operasional perusahaan.

Bahkan, diungkapkannya, Kementerian ESDM kini juga mengincar pasar perguruan tinggi untuk memasifkan program konversi sepeda motor konvensional menjadi motor listrik.

"Cukup banyak instansi, lalu perguruan tinggi juga banyak. Tapi itulah ternyata ada sesuatu yang musti diselesaikan," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Nasional
18 hari lalu

Wajahnya Sering Dijadikan Meme, Bahlil: Ada Pihak yang Bermain

Nasional
1 bulan lalu

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Nasional
2 bulan lalu

Bahlil Laporkan Kompensasi dan Subsidi Listrik Capai Rp210 Triliun: Masih On the Track

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal