Mentan Pastikan Impor 1,5 Juta Ton Beras Tak Ganggu Produksi Petani

Suparjo Ramalan
Mentan Amran Sulaiman memastikan impor 1,5 juta ton beras tidak mengganggu produksi beras di tingkat petani. (Foto: Suparjo Ramalan/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memastikan impor 1,5 juta ton beras tidak mengganggu produksi beras di tingkat petani. Impor jutaan ton beras yang dilakukan Perum Bulog tersebut hingga akhir tahun ini.

Kedatangan beras dari beberapa negara mitra diyakini tidak mempengaruhi harga beras yang dijual petani. Amran mencatat, impor hanya dilakukan ketika produksi beras di dalam negeri menurun drastis.

Sebaliknya, jika memasuki masa panen raya, maka pemerintah tidak akan melakukan impor. 

"Saya kira tidak, karena kita sudah sepakat, Bulog manakala panen puncak itu tidak boleh dilepas ke pasar," kata Amran saat ditemui di Kementan, Jakarta, Selasa (7/11/2023). 

Masa panen raya di sejumlah wilayah diperkirakan terjadi pada April-Mei 2024. Proyeksi waktu ini mundur dibandingkan dengan realisasi panen pada 2023. Perkaranya, masa tanam di beberapa lokasi mundur satu bulan, sehingga berdampak pada waktu panen. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Telepon Nanik S Deyang, Mentan Minta BGN Serap Telur Ayam Peternak

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal