Dengan analogi sama, Anda baru akan sampai lagu Restoe Boemi jika mendengarkan secara berurutan lagu-lagu dari album ‘Terbaik-Terbaik’ milik Dewa 19.
Padalarang-Bandung dengan Feeder Train
Untuk mencapai Kota Bandung, penumpang turun dan selanjutnya beralih ke feeder train (kereta pengumpan) menuju Stasiun Bandung. Feeder train bercorak hijau merupakan produksi PT Inka. Perjalanan Padalarang-Stasiun Bandung memakan waktu 20 menit. Praktis dengan kereta cepat, Jakarta-Bandung kini dapat dicapai hanya dengan 50 menit alias tidak sampai 1 jam!.
Sama halnya dengan Stasiun Halim, ada beberapa catatan pembenahan untuk pergerakan penumpang dari Padalarang ke Stasiun Bandung menggunakan kereta feeder. Beberapa yang terekam yakni lorong tangga berjalan (eskalator) yang relatif sempit.
Jika saja terjadi peak season sebagaimana situasi arus Lebaran di Stasiun Gambir atau Senen setiap Lebaran, eskalator itu kemungkinan akan penuh sesak yang berimbas pada tersendatnya penumpang. Ada pula satu lekukan lantai di pintu keluar. Jika tidak hati-hati, penumpang bisa kaget karena perbedaan tinggi lantai.
Secara keseluruhan, perjalanan kereta cepat bisa dikatakan tanpa cacat. KCJB yang telah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional akan menjadi quantum leap sektor transportasi Tanah Air.
Terlepas dari berbagai pro-kontra dalam proses pembangunannya, KCJB bukan sekadar hamparan nyata kecanggihan dan modernitas teknologi perkeretaapian, namun juga akan menempatkan Indonesia semakin sejajar dengan negara-negara maju.