Menhub Akui Program Tol Laut Tak Efisien, Apa Penyebabnya?

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi tol laut dinilai Menhub tak efisien (foto: iNews.id)

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan okupansi angkutan balik tol laut ini dengan mengubah batas minimal pengiriman tidak harus 1 kontainer. Melainkan bisa digunakan bagi pelaku usaha di daerah yang mau mengirim komoditas sekitar 1 ton.

"Kita adakan juga bahwa tol laut itu tidak hanya boleh 1 kontainer, tapi juga boleh 1 ton, atau berapa ton, sehingga mereka yang punya warung kecil bisa memesan ini," ujarnya.

Harapannya, lewat kebijakan ini dapat meningkatkan akses logistik yang lebih fleksibel bagi pelaku usaha lokal, yang selama ini kesulitan memenuhi kuota minimum pengiriman. Dengan adanya kelonggaran batas minimal muatan, pelaku usaha di daerah dapat memanfaatkan Tol Laut untuk mengirimkan produk-produk lokal, seperti hasil pertanian, perikanan, dan kerajinan, ke wilayah barat Indonesia.

Sekadar informasi, saat ini trayek tol laut sendiri berjumlah 39 trayek. Penambahan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan logistik di wilayah-wilayah terluar, tertinggal, dan perbatasan (3TP).

Trayek ini akan mencakup lebih banyak pelabuhan kecil di wilayah timur Indonesia, seperti Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara Timur, yang selama ini sering terisolasi akibat mahalnya biaya transportasi.

Dengan adanya jalur Tol Laut yang baru, pemerintah berharap distribusi barang ke daerah-daerah tersebut bisa lebih cepat dan efisien, sehingga membantu menurunkan harga barang kebutuhan pokok yang selama ini jauh lebih mahal dibandingkan di wilayah barat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Arus Mudik Lebaran 2026 Sesuai Prediksi, Menhub Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Lancar

Nasional
12 hari lalu

Ini Alasan KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Semarang

Nasional
13 hari lalu

Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi, KPK Usut Mekanisme Pengadaan di DJKA

Nasional
13 hari lalu

3 Kali Absen, Eks Menhub Budi Karya Kembali Dipanggil KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal