Mengenal Reksadana Pendapatan Tetap dan Peluangnya untuk Investasi Jangka Menengah

Rizqa Leony Putri
Reksadana pendapatan tetap dari Pluang. (Foto: Moneter)

Seseorang yang melakukan investasi dengan metode ini bisa mendapatkan pendapatan yang tetap. Artinya, setiap beberapa bulan akan mendapatkan bagi hasil sesuai dengan apa yang sudah disepakati.

Investor yang melakukan investasi tidak akan memutar uangnya sendiri. Mereka akan dibantu oleh manajer investasi yang akan memaksimalkan pendapatan dengan melakukan investasi ke berbagai bidang.

Normalnya, investasi pada surat utang akan dilakukan minimal 80% dari aset atau aktivanya. Sisanya bisa diinvestasikan ke bidang lain dan digunakan sebagai penyeimbang.

Mekanisme Investasi yang Dilakukan

Sebagai contoh, Anda memiliki modal sebesar Rp1.500.000. Modal ini akan digunakan untuk melakukan investasi reksadana jenis pendapatan tetap.

Jenis reksadana yang dipilih memiliki Nilai Aktiva Bersih atau NAB sebesar Rp1.350 per unit. Dengan menggunakan modal tersebut berarti Anda sudah memiliki sekitar 1.111,11 unit. Tenor investasi yang Anda pilih sekitar 24 bulan atau dua tahun.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Bisnis
10 hari lalu

Pefindo Naikkan Peringkat Kredit WIKA Jadi id B usai Capai Kesepakatan Surat Utang 

Bisnis
13 hari lalu

Bookbuilding BMTR Masih Berlangsung, Tawarkan Kupon Kompetitif dari 6,73 hingga 7,50 Persen

Keuangan
20 hari lalu

Tips MotionTrade: Diversifikasi Investasi dengan Exchange Traded Fund

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal