Mendag Ungkap Ada 40 Perusahaan Lokal Produksi Baja Tak Sesuai SNI

Advenia Elisabeth
Mendag Zulhas ungkap ada 40 perusahaan lokal produksi baja tak sesuai SNI. Foto: Advenia E

BANTEN, iNews.id - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengungkapkan, ada 40 perusahaan baja dalam negeri yang memproduksi besi bajatak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Kebanyakan perusahaan itu ada di Banten.

"Ada 40 perusahaan yang sejenis ini. Bulan lalu ada baja lapis seng, itu juga bahaya sekali. Jadi ini harus ditertibkan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia," kata dia saat mengunjungi PT Long Teng Iron and Steel Product di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (12/1/2023).

Dia menuturkan, PT Long Teng Iron and Steel Product menjadi salah satu dari 40 perusahaan tersebut. 

Sementara saat melakukan penyidakan, Mendag menemukan baja tulangan beton (BjTB) sebanyak 419.537 batang dengan berat 2.302 ton tak ber-SNI. Produk baja beton itu akan dimusnahkan dengan cara dilebur. 

Zulhas pun berharap pemusnahan ini akan memberi efek jera bagi industri. Apalagi di wilayah Banten, yang menurutnya cukup banyak industri baja yang tak taat aturan.

"Khususnya di wilayah Banten yang cukup banyak. Tujuannya agar menjadi pelajaran agar pengusaha bisa memproduksi baja sesuai ketentuan SNI yang berlaku," ujar dia.

Zulhas menyatakan, perusahan yang tidak memenuhi SNI baja beton akan diberikan sanksi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, ancaman sanksi pidana paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Nasional
20 hari lalu

Sikat Pengemplang Pajak, Purbaya bakal Sidak 2 Perusahaan Baja China Pekan Ini

Nasional
30 hari lalu

Geram! Purbaya bakal Gerebek Perusahaan Baja China yang Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Bisnis
1 tahun lalu

Soal Ancaman Megathrust, Basuki Sebut Rumah di RI Tahan Gempa hingga 1.000 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal