Mau Bangun Jaringan Listrik Raksasa, RI Butuh Rp400 Triliun

Atikah Umiyani
ilustrasi jaringan listrik di Indonesia. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan Indonesia membutuhkan investasi hingga Rp400 triliun untuk membangun jaringan transmisi antarpulau atau supergrid. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot.

Menurutnya, pembangunan supergrid sangat penting untuk mengatasi masalah pemerataan listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT), dan mendorong transisi energi menuju net zero emisi pada 2060 mendatang. 

Sebab diakuinya, kegiatan-kegiatan ekonomi saat ini masih terpusat di Pulau Jawa, padahal potensi untuk energi baru terbarukan berada di luar Pulau Jawa. 

Oleh sebab itu, Indonesia harus mengembangkan transmisi untuk 10 tahun ke depan sebesar 50.000 kilometer sirkuit (kms) 
termasuk transmisi tegangan ekstra tinggi sekitar 500 kilowatt hour (kWh) sepanjang 10.000 kms. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Listrik di Jakarta Mati Serentak Kemarin, Kementerian ESDM Turun Tangan Investigasi

Megapolitan
15 hari lalu

PLN Ungkap Penyebab Listrik Mati Serentak di Jakarta Hari Ini

Nasional
16 hari lalu

Pemerintah Percepat Olah Sampah Jadi Listrik, Target Kurangi 33.000 Ton per Hari di 2029

Nasional
28 hari lalu

Danantara Bentuk Denera, Bidik Investor Proyek Pengolahan Sampah jadi Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal