Masyarakat Diajak Tetap Lakukan Investasi Dan Konsumsi

Aditya Pratama
Pemerintah mengajak masyarakat yang memiliki likuiditas dana untuk tetap berani melakukan investasi, termasuk Obligasi Ritel Indonesia (ORI). (Foto: Ist)

Aidil akbar, Chairman & Presiden Asosiasi Perencana Keuangan IARFC mengatakan, untuk investasi ritel masyarakat dapat membeli sukuk atau obligasi negara, sebagai bagian berpartisipasi dalam pembiayaan negara.

”Investasi masih bisa dilakukan dalam kondisi pandemi seperti ini. Untuk memulai investasi, bisa membaginya menjadi tiga kategori. Pertama, investasi jangka pendek seperti tabungan, deposito, emas dan obligasi. Kedua, jangka menengah yang meliputi reksadana pendapatan tetap dan campuran, Ketiga memulai bisnis," katanya.

Aidil menilai cukup banyak bisnis dimulai di saat pandemi. Terutama bisnis-bisnis berhubungan dengan makanan. Untuk membagi dana investasi pakai rumusan 40:30:20:10. 40 persen untuk memenuhi kebutuhan hidup, 30 persen untuk membiayai cicilan, 20 persen untuk investasi, dan 10 persen untuk sosial seperti zakat, infak, dan sedekah.

Dalam melakukan investasi, masyarakat juga diingatkan untuk juga mengelola dananya dengan menyediakan dana baik jangka pendek, menengah dan panjang, memiliki dana darurat dan tak lupa memiliki asuransi kesehatan seperti BPJS berjaga-jaga jika memerlukan perawatan kesehatan.

Kedua narasumber sama sama menyatakan salah satu instrumen finansial yang juga baik untuk diinvestasikan adalah melalui Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Dimana likuiditas yang hanya disimpan di bank dapat diubah menjadi instrument investasi yang aman dan menghasilkan sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional. #CM

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Sekuritas dan KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal, Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan

57 tahun lalu

Ramai Tren Sell Indonesia, Purbaya: Kita Tak sedang Menuju Seperti 1998 lagi

57 tahun lalu

Mensesneg Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Optimistis Pertumbuhan Tetap Terjaga

57 tahun lalu

Purbaya soal Beredar Isu Kena Reshuffle: Buat Guncang-Guncang Pasar Kali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal