Maskapai Ini Raih Laba setelah Lakukan Restrukturisasi

Aditya Pratama
Maskapai Norwegian Air melaporkan bahwa perusahaan meraih laba pada 2021 setelah mengalami kerugian pada 2020 dan melakukan restrukturisasi. (foto: Reuters)

Pandemi mengirim maskapai yang berutang ke dalam proses kebangkrutan, di mana maskapai muncul dalam versi yang lebih ramping pada Mei tahun lalu tanpa jaringan jarak jauh dan armada yang hancur.

Tahun ini, perusahaan berencana menambah jumlah pesawat dalam armadanya menjadi 70 dari 51 pada akhir 2021. Pada puncak pra-pandemi, Norwegian Air memiliki lebih dari 160 pesawat.

Pada kuartal keempat, 3,1 juta penumpang bepergian dengan Norwegian Air, naik dari 2,5 juta pada kuartal ketiga dan jauh lebih banyak dari 600.000 yang terbang dengan maskapai tersebut pada kuartal terakhir 2020.

Kas dan setara kas naik menjadi 7,7 miliar crown pada akhir kuartal keempat dari 7,6 miliar tiga bulan sebelumnya.

Sebagai bagian dari proses restrukturisasi yang diperintahkan pengadilan, Norwegian Air mengubah hampir semua utangnya menjadi ekuitas dan membuat kesepakatan dengan perusahaan leasing untuk hanya membayar pesawat ketika mereka benar-benar digunakan, yang disebut pengaturan kekuatan per jam.

Saham perusahaan telah naik 9,6 persen sepanjang tahun ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pemerintah bakal Bangun Ulang Bandara Bandaneira agar Bisa Tampung Pesawat Besar

6 hari lalu

Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani

9 hari lalu

Maskapai Penerbangan Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1 Persen Mulai 2027

9 hari lalu

Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Kerugian Fraud Turun Jadi Rp6 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal