Maret 2021, Surplus Perdagangan China dengan AS Merosot 1,64 Miliar Dolar

Jeanny Aipassa
Pertemuan pejabat tinggi AS dan China, pada Maret 2021.

Seperti diketahui, pukulan besar dari krisis Covid-19 membuat pertumbuhan ekonomi China pada 2020 tercatat sebagai yang terlemah dalam 44 tahun terakhir.

Namun di tengah pelemahan ekonomi global, produk domestik bruto China tumbuh 2,3% pada 2020, yang sekaligus menempatkan China sebagai satu-satunya negara ekonomi utama yang mencatat pertumbuhan. 

Perekonomian China mengalami pertumbuhan pada kuartal IV 2020 seiring dengan mulai beroperasinya pabrik-pabrik karena berkurangnya kasus Covid-19, dan permintaan yang tinggi untuk barang-barang seperti peralatan medis dan peralatan kerja dari rumah.

Pada 2021, China telah menetapkan target pertumbuhan sebesar 6%, karena pemerintah masih berhati-hati dengan dampak pandemi Covid-19. Selain itu, China juga mewaspadai potensi ketegangan yang meningkat dengan AS, meskipun 
Presiden Joe Biden telah mengisyaratkan bahwa AS tidak akan mencari konfrontasi dengan China atas perbedaan perdagangan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 tahun lalu

Maret 2021, Ekspor China Melonjak 30,6 Persen

Nasional
10 jam lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
2 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
5 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal