Mantan Apoteker Ini Jadi Miliarder Berkat Jualan Masker Wajah, Kekayaannya Tembus Rp42 Triliun

Aditya Pratama
Pendiri produk perawatan kulit Fuerjia, Zhang Liguo masuk jajaran miliarder dunia. Zhang tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp42,42 triliun. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Namun, dia memutuskan untuk beralih ke bisnis perawatan kulit pada tahun 2012, setelah melihat kebutuhan yang berkembang pesat akan produk berkualitas lebih baik. Dia meluncurkan masker wajah pertama perusahaan dua tahun kemudian dengan manfaat seperti melembabkan dan membantu mempercepat proses penyembuhan kulit.

Secara bersamaan, Zhang membangun jaringan distribusi yang besar untuk menjual maskernya ke industri medis estetika yang tengah booming dan ke rumah sakit swasta di China. Dia juga membuka tokonya sendiri di e-commerce seperti situs belanja Tmall Alibaba.

Masker wajah, yang dijual seharga sekitar 3 dolar AS membantu penjualan Fuerjia sebesar 246 juta dolar AS pada tahun lalu. Sementara, laba bersih perusahaan mencapai 118 juta dolar AS, menurut prospektus. Pada tahun 2021, Zhang meluncurkan lini perawatan kulit baru bernama Huihuxi, tetapi perusahaan tersebut mengatakan bahwa lini perawatan kulit baru tersebut masih dalam tahap awal.

Meski begitu, bisnis yang ditekuni Zhang akan menghadapi sejumlah tantangan. Pendiri firma riset dan data yang berbasis di Guangzhou, iiMedia Research, Zhang Yi menuturkan, industri medis estetika berada di bawah pengawasan ketat oleh regulator. Bahkan, pihak berwenang telah menindak iklan yang mereka anggap membuat orang cemas tentang penampilan mereka.

Fuerjia juga menghadapi persaingan sengit dari sejumlah produk pesaing yang dimiliki oleh sesama miliarder, seperti Giant Biogene milik Fan Daidi dan Bloomage Biotechnology milik Zhao Yan. 

Dalam prospektus, Fuerjia mengakui persaingan ketat sebagai faktor risiko utama bisnis dan menambahkan bahwa pihaknya menghadapi kesulitan yang meningkat dalam menarik pelanggan baru. Perusahaan juga menunjukkan adanya potensi pedoman peraturan baru yang mengatur produksi dan kualitas, yang dapat mengakibatkan biaya kepatuhan yang lebih tinggi. 

Pada semester I 2023, Fuerjia memperkirakan pendapatan maksimum 122,5 juta dolar AS, dan tingkat pertumbuhan hingga 7,7 persen dari periode yang sama tahun lalu. Angka ini menandai penurunan yang cukup besar dari pertumbuhan penjualan dua digit yang terlihat hanya beberapa tahun yang lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Pendiri SoftBank Masayoshi Son Jadi Orang Terkaya di Asia, Hartanya Tembus Rp1.750 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal