Luhut Ungkap Ekonomi RI Bisa Tembus 8 Persen dan Hemat Anggaran dengan Cara Ini

Puti Aini Yasmin
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan (foto: screenshot IG Luhut)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Indonesia bisa meraih target pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen dan menghemat anggaran. Hal itu dilakukan dengan beberapa hal. Apa itu?

Menurut Luhut hal yang mutlak dilakukan adalah digitalisasi. Dengan langkah ini transaksi langsung atau konvensional bisa berkurang sehingga tidak ada lagi praktik suap-menyuap.

Kemudian, dengan cara hilirisasi karena dapat meningkatkan nilai ekspor sehingga produk Indonesia bisa berdaya saing tinggi di kancah global. Ia pun mencontoh ekonomi Singapura yang maju dengan langkah-langkah tersebut.

"Bagi saya, negara seperti Singapura, meskipun hanya memiliki populasi 6 juta penduduk, menjadi contoh nyata dalam kualitas sumber daya manusia dan efisiensi. Kami belajar untuk terus meningkatkan digitalisasi, mengurangi transaksi langsung, dan memperkuat pengawasan melalui audit berkala," ucapnya dikutip iNews.id, Kamis (14/11/2024).

Eks Menko Marves ini pun optimistis langkah-langkah di atas mampu menghemat anggaran negara hingga 40 persen. Bahkan, Indonesia bisa meraih pertumbuhan ekonomi sesuai target Presiden Prabowo Subianto.

"Namun, saya yakin, dengan disiplin fiskal, pengelolaan anggaran yang tepat, dan kebijakan yang berorientasi pada kemudahan berinvestasi, kita bisa mencapai target yang telah ditetapkan," ucap dia.

"Melalui disiplin, transparansi, dan progres yang terus berkelanjutan, mencapai pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dalam lima tahun ke depan bukanlah hal yang mustahil. Kami percaya bahwa kerja keras ini akan membawa Indonesia menjadi kekuatan ekonomi yang diperhitungkan di kancah internasional," kata Luhut.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ngaku Sudah Gelontorkan Rp8 Triliun demi Jaga Rupiah

57 tahun lalu

Ketua Banggar DPR Kritik BGN soal Anggaran iPad dan Motor: Saya Bolak-Balik Ingatkan!

57 tahun lalu

Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

57 tahun lalu

Teddy Sebut Prabowo Tanggung Biaya Perjalanan Luar Negeri Jika Melebihi Anggaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal