Luhut Beberkan Skenario Subsidi BBM dan Harga Pertalite

Mochamad Rizky Fauzan
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, buka suara atas rencana pemerintah mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Luhut mengatakan, saat ini pemerintah sedang menyusun beberapa skenario untuk subsidi BBM dan penyesuaian harga BBM bersubsudsidi jenis Pertalite.

Dia mengungkapkan, subsidi dan kompensasi energi yang ditanggung APBN mencapai Rp502 triliun. Jika tidak ada penyesuaian kebijakan, subsidi dan kompensasi bisa membengkak lebih dari Rp550 triliun pada akhir tahun.

"Pemerintah masih menghitung beberapa skenario penyesuaian subsidi dan kompensasi energi dengan memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat. Tapi untuk diketahui, Harga BBM di Indonesia relatif lebih murah dibanding mayoritas negara di dunia," ujar Luhut dalam keterangan tertulis, Minggu (21/8/2022).

Menurut dia, pemerintah juga menyiapkan skenario berupa pembatasan volume BBM. Oleh karenanya pemerintah mendorong penggunaan MyPertamina. Saat ini, lanjutnya, masyarakat diminta untuk mendaftarkan kendaraannya di situs web MyPertamina dengan mengisi data untuk memastikan bahwa BBM subsidi dibeli oleh orang yang tepat alias yang benar-benar membutuhkan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 25 Mei 2026 dari Pertalite hingga Pertamax

57 tahun lalu

Pertamina soal Viral Pembelian Pertalite Dibatasi Mulai 1 Juni: Tidak Benar

57 tahun lalu

Viral Pembelian Pertalite Dibatasi Mulai Juni, Pertamina Buka Suara

57 tahun lalu

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM-Elpiji Subsidi, Negara Rugi hingga Rp243 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal