Lebih lanjut Susilo mengatakan, sebagai super app, Livin’ by Mandiri menghadirkan berbagai fitur transaksi yang terintegrasi untuk mendukung beragam kebutuhan finansial nasabah. Layanan tersebut mencakup transfer antarbank dan BI-FAST, pembayaran tagihan rutin, top up e-wallet, transaksi QRIS di berbagai merchant, hingga pembelian tiket perjalanan, serta kebutuhan lifestyle melalui fitur Livin’ Sukha. Kehadiran fitur yang saling terhubung ini memperkuat peran Livin’ sebagai pusat aktivitas transaksi digital nasabah dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi.
Tak hanya itu, Livin' by Mandiri juga membekali nasabah dengan fitur top-up kartu e-money secara gratis langsung dari genggaman. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik, fitur ini hadir sebagai solusi praktis agar transaksi di jalan tol, parkir, dan berbagai layanan pembayaran tetap berjalan tanpa kendala.
Di samping itu, Bank Mandiri telah menghadirkan fitur Livin' Call dalam aplikasi Livin' by Mandiri sebagai bagian dari upaya perseroan memperluas kemudahan layanan bagi nasabah. Dengan fitur ini, nasabah dapat langsung terhubung dengan agen call center Bank Mandiri tanpa dikenakan biaya pulsa, sehingga kebutuhan informasi maupun bantuan perbankan bisa diselesaikan lebih cepat dan efisien.
Kepercayaan masyarakat terhadap Livin' by Mandiri pun tercermin dari pertumbuhan penggunanya yang konsisten. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna Livin' by Mandiri tercatat mencapai 38,5 juta dengan total 784 juta transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp802 triliun.
Pencapaian tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus meningkat sekaligus menunjukkan kemampuan sistem Bank Mandiri dalam mengelola volume transaksi dalam skala besar secara konsisten.