JAKARTA, iNews.id - Kisah sukses Bejo, penyandang disabilitas jadi pengusahakonveksi. Kekurangan fisik tidak jadi penghalang untuk meraih kesuksesan, salah satunya diwujudkan oleh seorang pria yang akrab disapa Bejo.
Bejo yang merupakan penyandang disabilitas ini melanjutkan studinya di D1 Komputer di Lembaga Pendidikan Kejuruan San Bastian Yogyakarta setelah menamatkan SMA. Dia pernah ditolak ketika melamar pekerjaan karena keterbatasan fisik yang dia miliki.
Namun siapa sangka, penolakan tersebut tidak membuat semangatnya kandas begitu saja. Bejo yang memang memiliki ketertarikan besar terhadap komputer kemudian mengikuti sebuah kursus sablon dengan membayar Rp175.000 di daerah Gedong Kuning.
Namun, penolakan yang pernah dialami olehnya membekas menjadi sebuah trauma sehingga sulit bagi Bejo untuk berani mengikuti praktik karena masih malu dengan kondisi fisiknya dan belum merasa percaya diri untuk mengoperasikan alat-alat.
Kisah sukses Bejo, penyandang disabilitas jadi pengusaha konveksi dimulai. Bejo yang menyelesaikan kursusnya kemudian membuat sebuah usaha packaging untuk handphone seperti plastik, kardus, dan tas pada tahun 2004.