Khawatir Transformasi BUMN Berhenti setelah Pemilu 2024, Erick Thohir: Masih Banyak yang Kurang Sehat

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir khawatir transformasi perusahaan pelat merah berhenti usai pemilihan umum (Pemilu) 2024. Kekhawatiran ini lantaran banyak BUMN yang masih merugi.

Erick berharap, kepemimpinan di Kementerian BUMN selanjutnya tetap meneruskan program transformasi BUMN yang telah dicanangkan hingga 2034.

"Memang masih banyak BUMN yang kurang sehat. Itulah kenapa saya sudah sampaikan, jangan sampai transformasi BUMN selesai tahun depan atau 2024 karena pemilu," ujar Erick, Jumat (23/12/2022).

Kementerian BUMN, lanjut Erick, memiliki blueprint 2024-2034 terkait transformasi perusahaan pelat merah. Salah satu program yang difokuskan dengan mengonsolidasikan 41 perusahaan menjadi 30 perusahaan saja. Sebelumnya, jumlah BUMN mencapai 108.

Langkah ini bertujuan menjadikan perseroan negara sebagai perusahaan raksasa bertaraf internasional dengan struktur keuangan yang sehat atau membaik.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

57 tahun lalu

Danantara Sumber Daya Indonesia Resmi Jadi BUMN, Siap Kelola Ekspor SDA

57 tahun lalu

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN di Hambalang

57 tahun lalu

Prabowo Siapkan 400 Calon Pemimpin BUMN, 9 Bulan Digembleng di PFLP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal