Khawatir dengan Resesi AS, Elon Musk Perintahkan Tunda Perekrutan Karyawan Tesla di Seluruh Dunia

Jeanny Aipassa
Pabrik Tesla di Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

Bloomberg sebelumnya melaporkan rencana Tesla untuk menutup kantor di Silicon Valley. Sebagian besar pekerjaan yang dihilangkan dipegang oleh pekerja paruh waktu atau per jam, meskipun CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan bahwa ia berencana untuk menambah pekerja per jam tetapi memotong 10 persen dari staf yang digaji.

Elon Musk baru-baru ini mengatakan bahwa pabrik baru Tesla di Texas dan Jerman merugi "miliaran dolar", sebagian karena masalah rantai pasokan yang memengaruhi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan produksi di setiap fasilitas.

"Baik pabrik Berlin dan Austin adalah tungku uang raksasa saat ini.  Itu seharusnya seperti suara auman raksasa yang merupakan suara uang terbakar," ungkap Elon Musk.

Kerusakan rantai pasokan sejak awal Covid-19 dua tahun lalu sangat melemahkan produsen mobil, yang mendapatkan suku cadang dari seluruh penjuru dunia. Kurangnya chip komputer yang diperlukan untuk menjalankan komputer mobil memperparah masalah pembuat mobil dan membuat harga mobil bekas dan baru meroket.nt prices for used and new cars skyrocketing.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
7 hari lalu

Nah, Elon Musk Sebut Perang Saudara di AS Telah Pecah

Mobil
29 hari lalu

Anak Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Korban Desak Cybertruck Dilarang Melintas di Jalan Umum

Bisnis
1 bulan lalu

Fantastis! Kekayaan Elon Musk Tembus Rp12 Kuadriliun, Lampaui Ekonomi Belgia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal