Kerugian Akibat Barang Palsu Tembus Rp291 Triliun, Tertinggi Pembanjakan Software

Hafid Fuad
Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Hasil survei Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) menunjukkan kerugian akibat barang palsu menembus Rp291 triliun. Dari 8 produk yang disurvei, pembajakan software menempati posisi tertinggi.

Ke-8 produk tersebut, antara lain produk farmasi, kosmetik, barang dari kulit, pakaian, makanan dan minuman, pelumas dan suku cadang otomotif, catridge, dan software di beberapa kota besar di Indonesia.

Sekretaris Jenderal MIAP, Yanne Sukmadewi, mengatakan Data tersebut berdasarkan Hasil Studi Dampak Pemalsuan Terhadap Perekonomian di Indonesia Tahun 2020 yang dilakukan MIAP bekerja sama dengan Institute for Economic Analysis of Law & Policy – Universitas Pelita Harapan (IEALP UPH).

"Hasil survei menunjukkan tingkat pembajakan software paling tinggi, yakni mencapai 84,25 persen dibandingkan 8 produk lainnya yang disurvei," kata Yanne, dalam webinar di Jakarta, Selasa (21/12/2021). 

Selain pembajakan software, barang yang sering dipalsukan berikutnya adalah kosmetik 50 persen, produk farmasi 40 persen, pakaian dan barang dari kulit sebesar masing-masing 38 persen, makanan dan minuman 20 persen, serta pelumas dan suku cadang otomotif sebesar 15 persen. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Kejagung Musnahkan 14 Jam Tangan Mewah Rampasan Kasus Asabri, Ternyata Barang KW

Nasional
9 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Dilaporkan ke Polisi terkait Dugaan Pemalsuan Gelar

Megapolitan
2 bulan lalu

WNA Pakistan Ditangkap di Kemayoran usai Palsukan Paspor demi Terlihat Sering ke Luar Negeri

Nasional
8 bulan lalu

Cerita Megawati Punya Banyak Gelar Tanpa Ada Pemalsuan di Forum UGM, Sindir Siapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal