Kereta Cepat Jakarta-Bandung Akan Punya Sistem Pemantau Bencana

Anggie Ariesta
Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan punya sistem pemantau bencana. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

"Artinya, di situ ada area yang kontrol atau monitoring di keseluruhan kereta cepat, adanya di Tegalluar. Kemudian adanya sensor, dan dispatching terminal untuk melihat, mengevaluasi, menganalisis hasil-hasil data dari lapangan, termasuk dari CCTV yang dipasang," tuturnya.

Sementara untuk early warning gempa, Rachman menegaskan, kereta cepat ini sensitif dengan perubahan alignment, geometri dan getaran. Jika getaran terlalu besar bisa menyebabkan kecelakaan, sehingga akan dipasangkan sistem peringatan dini.

"Ini ada hubungannya juga dengan BMKG, karena BMKG ini paling tidak punya banyak sensor yang dekat epicentrum gempa karena gempa ini gelombang P daripada gelombang S terkait level gempa yang terjadi kita pasang 7 sensor, di sekitar Halim, Karawang, Purwakarta, Walini, Tegalluar," ujarnya.

"Fungsinya adjustment dari justifikasi gempa yang terjadi, fungsi dari early warning dan alarm, tindakan yang akan diambil dari manajemen sistem bahwa sudah terintegrasi dan di setup tinggal kereta mengikuti sistem ini," imbuh Rachman.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siklon Tropis Jangmi Menguat, Waspada Gelombang Tinggi di Daerah Ini

57 tahun lalu

Prabowo Tunjuk AHY Gantikan Luhut Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung

57 tahun lalu

Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat di Daerah Ini!

57 tahun lalu

Langit Jakarta Cerah Hingga Malam, Ini Prakiraan Lengkap BMKG  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal