Kenaikan Solar Berimbas ke Biaya Logistik dan Harga Produk, Menperin: Bisa 10-15 Persen

Ikhsan Permana SP
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Humas Kemenperin)

1. Berkurangnya pasokan komoditi pangan seperti gandum dan minyak nabati

2. Munculnya fenomena proteksionisme negara-negara di dunia untuk mengamankan stok pangan domestik. Contohnya, India menghentikan ekspor gandum

3. Peningkatan konversi komoditas pangan menjadi bahan baku energi 

Ketiga isu tersebut dinilai mengakibatkan kenaikan index harga komoditi pangan global sebesar 32,5 persen (YoY) berdasarkan laporan World Bank Juni 2022. 

Dia menyampaikan bahwa pasokan bahan baku industri pangan dalam negeri akan terjamin. “Ke depan, kami mengupayakan agar lebih banyak lagi bahan baku lokal yang dikembangkan seperti tepung singkong, porang, sorgum, sagu, ganyong, hanjeli, hotong, pisang, sukun, talas, ubi jalar, dan lainnya untuk diversifikasi produk olahan pangan,” kata Agus Gumiwang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026

Nasional
3 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Niaga
4 hari lalu

IIMS 2026 Dibuka, Menperin Berharap Jadi Katalis Industri Otomotif

Nasional
3 bulan lalu

BPJPH dan Kemenperin Teken Kerja Sama Perkuat Ekosistem Industri Halal 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal