Kemenkop UKM-BEI Dorong UMKM Bisa IPO, Ini Skema yang Disiapkan

Dinar Fitra Maghiszha
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam acara penandatanganan MoU BEI bersama Kementerian Koperasi dan UKM di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (7/6/2023). (Foto: Dinar Fitra Maghiszha/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mendorong kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan koperasi dapat mencatatkan sahamnya di pasar modal Indonesia. Sejumlah skema pencatatan tengah dibicarakan, termasuk pembentukan holding/super holding koperasi dan/atau UMKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, Koperasi dan UMKM memerlukan agregasi bisnis untuk terhubung satu-sama lain. Melalui upaya ini, maka dapat memperkuat valuasi bisnis, sebelum akhirnya melepas sahamnya ke publik.

"Kalau di agregasi itu kan bisa terhubung, misalnya kayak warung-warung itu ada 3,5 juta (jumlahnya). Karena itu gede banget, nah ini yang akan kita lakukan (agregasi), apakah itu mungkin koperasi bentuknya, atau PT (perseroan terbatas)," ujar Teten saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (7/5/2023).

Teten menambahkan, selama ini UMKM secara organik-mandiri telah melakukan penawaran umum perdana di bursa. Salah satunya adalah induk dari bisnis Kebab Baba Rafi, yakni PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI).

Pihaknya mengapresiasi adanya Papan Akselerasi dan IDX Incubator yang memberikan pendampingan bisnis agar UMKM dapat naik kelas. Namun, ia mengharapkan adanya agregasi skala bisnis, selain agar mempermudah UKM masuk pasar modal, juga menambah jumlah emiten di papan akselerasi.

"Kalau di inkubasi di bursa ini, mungkin nanti bisa banyak," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Langgar Aturan Pasar Modal, 2 Emiten Disanksi OJK

Megapolitan
12 jam lalu

Rintis Program Pemberdayaan UMKM, DPW Partai Perindo DKI: Dukung Ekonomi Rakyat Kecil

Destinasi
18 jam lalu

Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!

Bisnis
4 hari lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal