Seperti keluarga Walton, sebagian besar dari daftar keluarga terkaya versi Bloomberg menjadi lebih kaya tahun ini berkat pergerakan pasar yang kuat.
Secara kolektif, mereka memperoleh 406,5 miliar dolar AS. Banyak nama yang sudah dikenal, di antaranya keluarga Johnson (reksa dana dan rekening pensiun), keluarga Thomson (media), Mars dan Ferrero (produsen permen).
Salah satu pendatang baru adalah keluarga Ofers, yang kekayaannya berasal dari perusahaan pelayaran Israel. Kini kerajaan bisnis mereka mencakup berbagai industri di seluruh dunia, dengan aset yang dikendalikan secara terpisah oleh saudara generasi kedua Eyal dan Idan.
Jumlah ini juga masih terlampau jauh jika dibandingkan dengan kekayaan Hartono Bersaudara, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik Djarum Group sekaligus menempati posisi orang terkaya di Indonesia.
Kekayaan keduanya naik sebesar 2,3 miliar dolar AS menjadi 50,3 miliar dolar AS setara Rp806,43 triliun, sebagian berkat kenaikan saham PT Bank Central Asia Tbk atau BCA, yang membukukan pertumbuhan pinjaman luar biasa selama periode sembilan bulan pertama tahun 2024.