Keluarga Bitcoin Putuskan Menetap di Portugal, Ini Alasannya

Aditya Pratama
Keluarga Bitcoin memutuskan menetap di Portugal. Negara ini dipilih karena merupakan surga pajak kripto utama di Eropa. (foto: Reuters)

LISBON, iNews.id - Keluarga Bitcoin yang terdiri dari lima anggota keluarga memutuskan menetap di Portugal. Negara ini dipilih karena merupakan surga pajak kripto utama di Eropa.

Dikutip dari CNBC, Kepala Keluarga Bitcoin, Didi Taihuttu mengatakan, menetap merupakan masalah besar bagi keluarga asal Belanda ini, di mana keluarga tersebut telah berkeliling dunia selama lima tahun terakhir. 

Tetapi, setelah menghabiskan waktu di 40 negara, mereka memutuskan untuk menetap di Portugal yang merupakan salah satu tempat terakhir di Eropa dengan pajak 0 persen atas bitcoin.

"Anda tidak membayar pajak capital gain atau apa pun di Portugal untuk mata uang kripto. Selama Anda tidak mendapatkan mata uang kripto untuk menyediakan layanan di Portugal, Anda bebas. Itu surga bitcoin yang sangat indah," ujar Taihuttu.

Pada tahun 2017, Taihuttu, istri dan tiga anaknya melikuidasi semua yang mereka miliki, memperdagangkan rumah seluas 2.500 kaki persegi dan hampir semua harta duniawi mereka untuk bitcoin dan kehidupan di jalan. Ini kembali ketika harga bitcoin sekitar 900 dolar AS. Mata uang kripto terbesar di dunia saat ini diperdagangkan sekitar 41.000 dolar AS setelah memuncak pada sekitar 69.000 dolar AS pada bulan November.

Taihuttu tidak akan mengungkapkan ukuran pasti dari sarang telur kripto mereka. Ayah tiga anak berusia 43 tahun itu mengatakan, dia menjaga kekayaan kripto keluarga di brankas rahasia di empat benua yang berbeda, jadi mungkin, saham kripto mereka cukup besar untuk membuatnya layak terbang melintasi dunia untuk menebus uang tunai mereka yang terdesentralisasi.

Dengan taruhan kripto semacam itu, tunjangan pajak di Portugal tentu saja merupakan daya tarik yang besar, meskipun tidak ada salahnya negara itu menawarkan cara hidup yang aman dan menyenangkan. Pada tahun 2021, negara ini berada di peringkat keempat dalam Indeks Perdamaian Global, dan berada di puncak daftar negara terbaik untuk ekspatriat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
17 hari lalu

Timothy Ronald Kembali Dilaporkan ke Polisi terkait Penipuan, Korban Rugi Rp1 Miliar

Internet
19 hari lalu

Sempat Bungkam, Korban Kripto Timothy Ronald Ngaku Diserang Buzzer hingga Doxing

Seleb
19 hari lalu

Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Ungkap Selain Alami Rugi juga Diintimidasi

Seleb
23 hari lalu

Kronologi Dugaan Penipuan Trading Kripto, Korban Tergiur Konten Flexing Timothy Ronald

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal