Kemudian, kekayaan salah satu pendiri sekaligus CEO Nvidia, Jensen Huang telah meningkat 47 miliar dolar atau setara Rp780 triliun sepanjang tahun ini setelah saham raksasa produsen chip miliknya naik sebesar 40 persen,
Pundi-pundi Michael Dell, Ketua dan CEO Dell Technologies juga melesat 35 miliar dolar AS atau setara Rp581 triliun setelah sahamnya di Dell naik 39 persen dan perkiraan sahamnya di Broadcom melejit 49 persen. Kedua perusahaan tersebut diketahui menyediakan banyak bagian yang digunakan dalam pusat data AI.
Sementara itu, peraih keuntungan terbesar berdasarkan persentase kekayaan bersih terjadi pada lima miliarder dari perusahaan komputasi awan, CoreWeave. Pasalnya, Saham CoreWeave telah naik 250 persen sejak melantai di bursa pada Maret 2025 lalu, hampir tiga kali lipat kekayaan bersih empat miliarder pendirinya (Michael Intrator, Brian Venturo, Brannin McBee, dan Peter Salanki) dan investor awal Jack Cogen.
CEO SoftBank Masayoshi Son dan pendiri raksasa pencarian Rusia Yandex, Arkady Volozh, juga merupakan penerima manfaat besar dari AI. Kekayaan keduanya masing-masing meningkat sebesar 142 persen dan 166 persen pada tahun ini.
Pada April lalu, SoftBank mengumumkan pendanaan tambahan sebesar 40 miliar dolar AS untuk OpenAI, meski 30 miliar dolar AS di antaranya bergantung pada konversi OpenAI menjadi perusahaan nirlaba pada bulan Desember.