Kekayaan Menyusut Rp219 Triliun, Colin Huang Tak Lagi Jadi Orang Terkaya di China

Aditya Pratama
Pendiri raksasa e-commerce PDD Holdings, Colin Huang tidak lagi menjadi orang terkaya di China setelah kekayaan bersihnya menyusut Rp219 triliun dalam sehari. (Foto: Ist)

Adapun, jajaran eksekutif berulang kali menekankan bahwa PDD Holdings akan mengorbankan profitabilitas untuk berinvestasi dalam rantai pasokannya dan langkah-langkah untuk mendukung vendor, termasuk pengurangan total biaya transaksi sebesar 10 miliar yuan selama 12 bulan ke depan.

Menurut eksekutif perusahaan, investasi tersebut diperlukan untuk membantu PDD Holdings mengatasi tantangan yang mencakup perubahan permintaan konsumen, persaingan, dan lingkungan global yang tidak menentu. 

"Dalam jangka panjang, penurunan profitabilitas tidak dapat dihindari," ucap Ketua dan Co-CEO PDD Holdings Chen Lei. 

Padahal, perusahaan mencatatkan kenaikan pendapatan 86 persen menjadi 97,1 miliar yuan pada kuartal II 2024. Laba bersih meningkat 144 persen menjadi 32 miliar yuan secara tahunan.

Sementara, Analis di firma riset 86Research mengatakan, dampak keuangan negatif dari investasi PDD Holdings akan mulai terlihat pada kuartal berikutnya. Selain pengurangan biaya transaksi, perusahaan mungkin akan memberikan lebih banyak subsidi konsumen, terutama karena persaingan di dalam negeri menjadi lebih ketat, dan perusahaan juga ingin menarik pembeli yang lebih kaya.

Menurutnya, laba PDD Holdings yang diperoleh dari bisnis domestiknya mungkin tidak akan tumbuh tahun depan. Analis sebelumnya memperkirakan laba perusahaan pada tahun 2025 akan meningkat 15 hingga 20 persen dari tahun 2024.

"Pada dasarnya tidak ada hal baik dari pernyataan analis. Manajemen mungkin memutuskan untuk melanjutkan investasi atau tidak setelah fase awal 12 bulan, dan ada ketidakpastian besar dalam hal itu. Pasar sekarang benar-benar khawatir," kata Wang. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Danantara Tuntaskan Laporan Keuangan BUMN, Sejumlah Perusahaan Tak Rugi Lagi

57 tahun lalu

Hasil RUPST IATA Setujui Laporan Keuangan 2025 dan Perubahan Pengurus

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal