Kekayaan Bos Induk Shopee dan Garena Anjlok Rp24 Triliun dalam Semalam, Ini Penyebabnya

Aditya Pratama
Kekayaan dua miliarder pendiri induk Shopee dan Garena, Sea Ltd anjlok 1,6 miliar dolar AS atau setara Rp24,51 triliun dalam semalam. (Foto: Dok. sea.com)

Pernyataan Li muncul saat Shopee menghadapi persaingan yang semakin ketat dari para pesaingnya seperti Lazada milik Alibaba dan TikTok milik ByteDance. Hal ini menandai pergeseran fokus perusahaan dari peningkatan profitabilitas. Sea melaporkan keuntungan pertamanya pada kuartal keempat tahun 2022, menyusul langkah-langkah pemotongan biaya yang melibatkan ribuan PHK karyawan dan pembekuan gaji.

Analis Citigroup, Alicia Yap menyebut, toleransi manajemen untuk kembali merugi menunjukkan bahwa kurangnya visibilitas pada efektivitas investasi Sea, dan kemungkinan pertempuran brutal baru saja dimulai.

“Meskipun kami setuju bahwa ini adalah pendekatan yang tepat untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin ketat, tidak ada arah yang jelas dari pertumbuhan GMV (nilai barang dagangan bruto)," tulis Alicia dalam sebuah catatan.

Didirikan pada tahun 2009, Sea pernah menjadi saham dengan performa terbaik di dunia selama puncak pandemi. Raksasa e-commerce dan game ini telah berjuang untuk melanjutkan momentum karena ledakan pandemi memudar dan investor menjadi berhati-hati di tengah lonjakan suku bunga. 

Kapitalisasi pasar Sea telah turun hampir 89 persen dari puncaknya pada Oktober 2021. Penurunan tersebut telah mendorong David Chen, salah satu dari tiga pendiri Sea, turun dari daftar miliarder dunia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
5 hari lalu

Tersangka Kasus Suap, Eks Direktur Penyidikan Bea Cukai Rizal Punya Harta Rp19,73 Miliar

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
6 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal