Selain Music & Art Center, yang dikebut pekembangannya adalah lapangan golf juga Movieland dan berbagai sarana –sarana yang bisa menarik pariwisata. “Tentunya supaya juga tourism bisa meningkat, salah satunya juga berkontribusi di kawasan ini, kemudian juga menciptakan lapangan kerja,” kata Hary.
Dia menekankan, yang penting pengembangan KEK Lido adalah memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar, agar kehidupan perekonomian bisa membaik.
“Karena harga tanah juga naik, kemudian banyak juga F&B , kuliner yang juga berkembang,” ucap Hary.
KEK Lido diprediksi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara hingga 63,4 juta orang hingga 20 tahun mendatang, atau rata-rata 3,17 juta orang per tahun. Selain ittu, keberadaan KEK Lido di Pulau Jawa menjadi nilai lebih, sehingga diharapkan dapat memenuhi target investasi 5 tahun senilai 1,8 miliar dolar AS atau Rp26,64 triliun.
Pada tahun pertama nilai investasi pembangunan kawasan dan pelaku usaha telah terealisasi Rp2,07 triliun atau 7,77 persen dari total nilai investasi.