KAI Commuter Tambah Impor 8 Rangkaian KRL dari China, Ini Kata Kemenhub

Suparjo Ramalan
Penambahan impor delapan rangkaian KRL dari China dilakukan setelah PT INKA tidak bisa memenuhi kebutuhan KRL. (Foto: Dok. KAI Commuter)

“Ga masalah, kita yang penting masyarakatnya terlayani dan semua kereta yang masuk ke Indonesia teruji dan tersertifikasi hingga dinyatakan laik karena berkaitan dengan keselamatan,” tuturnya.

Dari kesepakatan antara KAI Commuter dan INKA sebelumnya, pada tahap awal ada empat trainset yang dapat diretrofit, di mana tiga rangkaian seri Metro 05 dan satu rangkaian seri Metro 6000. Waktu proses retrofit ditargetkan memakan waktu 13-15 bulan.

Terkait retrofit tersebut, KAI Commuter sudah mengantongi perizinannya dari regulator. Assesment terkait spesifikasi teknologi retrofit juga sudah ditetapkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama pihak terkait.

Kala itu, kedua perusahaan sepakat melakukan percepatan retrofit karena harus ada peremajaan 19 rangkaian KRL secara bertahap mulai 2023-2026. Percepatan dilakukan karena volume penumpang KRL sudah menyentuh 950.000 orang orang per hari. 

Namun, target tersebut tak bisa direalisasikan sepenuhnya. Sebagai gantinya, KCI harus mendatangkan rangkaian kereta dari luar negeri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Penumpang Commuter Line Tembus 400 Juta Orang Sepanjang 2025, Jabodetabek Tertinggi

Megapolitan
16 hari lalu

Gangguan Teratasi, KRL Lintas Maja-Tigaraksa Sudah Bisa Dilalui 2 Jalur

Nasional
16 hari lalu

Siap-Siap, Kemenhub bakal Razia Truk ODOL Mulai Pekan Depan di 5 Titik

Megapolitan
16 hari lalu

KRL Rangkasbitung Masih Gangguan, Perjalanan Tigaraksa-Maja Beroperasi 1 Jalur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal