KAI Bakal Pecat Karyawan yang Jadi Tersangka Teroris setelah Vonis 

Heri Purnomo
PT KAI menyampaikan bakal memberikan hukuman berat yakni pemecatan kepada DE, tersangka teroris setelah secara sah dan berkekuatan hukum tetap. (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan bakal memberikan hukuman berat yakni pemecatan kepada Dananjaya Erbening (DE), tersangka teroris yang ditangkap di Bekasi. Pemecatan tersebut akan dilakukan jika DE secara sah dan berkekuatan hukum tetap terbukti melakukan tindakan pelanggaran hukum.

"Jika nanti oknum karyawan KAI yang terduga terlibat tindak kejahatan terorisme, secara sah dan berkekuatan hukum yang tetap terbukti melakukan tindakan pelanggaran hukum tersebut, maka manajemen KAI akan mengenakan sanksi berat berupa pemecatan," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dihubungi, Selasa (15/8/2023). 

Joni menambahkan, saat ini KAI masih menghargai proses hukum yang sedang berjalan sebagaimana mestinya. 

"KAI masih menghargai proses hukum yang sedang berjalan danakan mendukung terkait penegakan hukumnya akan mendukung terkait penegakan hukumnya," tuturnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Said Aqil Siroj menegaskan, sebagai salah satu perusahaan BUMN, KAI tidak akan menoleransi (menyerahkan proses hukum) terhadap salah satu oknum karyawan terduga teroris di Bekasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 jam lalu

KAI Catat Layani 258,99 Juta Perjalanan Sepanjang Semester Pertama 2026

7 hari lalu

Densus 88 Pastikan Teror Bom ke SD di Jaksel Belum Penuhi Unsur Terorisme

8 hari lalu

Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah, Siswa Dievakuasi Tim Gegana saat Hari Pertama Masuk Sekolah

15 hari lalu

3,45 Juta Penumpang Naik Kereta saat Libur Sekolah, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

15 hari lalu

Libur Sekolah, KAI Daop 1 Jakarta Catat Penumpang Tembus 1,16 Juta Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal