KAI Ajukan Suntikan Modal Negara Rp2 Triliun untuk Beli 3 KRL Baru dari Jepang dan Retrofit

Heri Purnomo
KAI ajukan PMN sebesar Rp2 triliun untuk beli KRL hingga retrofit (irfan ma"ruf)

KRL Jabodetabek diproyeksikan mengangkut sebanyak 274 juta penumpang hingga akhir 2023 mendatang. Dengan rata-rata okupansi penumpang pada jam sibuk akan mencapai 129 persen dan 71 persen pada waktu normal.

Sedangkan jumlah penumpang pada 2024 mendatang diprediksi menembus 345 juta orang. Adapun, rata-rata okupansi penumpang pada jam sibuk diproyeksikan melonjak hingga 163 persen dan 89 persen pada jam normal.

John melanjutkan, tren pertumbuhan penumpang akan terus berlanjut hingga mencapai puncaknya pada 2027 mendatang dengan proyeksi 410 juta orang.

"Dari kondisi volume penumpang ini kita membutuhkan sarana untuk memenuhi pelayanan kita untuk supaya okupansi pada saat ini tidak terlalu padat sehingga kami sudah membuat rincian," ucap dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Kronologi Sopir Taksi Online Bisa Selamat dari Tabrakan KRL di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Nasional
2 hari lalu

Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: 12 Korban Masih Dirawat di RS

Nasional
4 hari lalu

Cegah Kecelakaan Kereta, KAI Tutup Sejumlah Pelintasan Liar di Banten dan Jabar

Nasional
5 hari lalu

KAI bakal Bangun Tugu, Kenang 16 Perempuan Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal