Lebih lanjut, Shinta juga menekankan agar kebijakan hilirisasi ke depannya, bisa lebih berkembang dari pertumbuhan ekosistem industri kendaraan listrik. Baginya, peluang pengembangan hilirisasi di Indonesia, masih terlampau luas dan strategis.
"Jadi kita juga tidak hanya berfokus pada pengembangan EV (electronic vehicle) ekosistem, tapi masih banyak juga yang bisa dikembangkan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin provinsi Aceh, Muhammad Iqbal mengatakan capaian hilirisasi Presiden Jokowi ini merupakan terobosan yang luar biasa. Ia mengatakan, imbas hilirisasi ini memiliki multiplayer effect secara ekonomi.
"Dampak ekonomi dari hilirisasi Pak Jokowi ini, atau multiplayer effect ini, luar biasa, karena dari hulu ke hilirnya ini memiliki nilai tambah bagi ekonomi Indonesia," Iqbal menegaskan.
Iqbal mengatakan, sebelum adanya kebijakan hilirisasi Presiden Jokowi, banyak industri yang masih melakukan ekspor bahan mentah. Kendati demikian, saat ini menurut Iqbal, hilirisasi ini membuat para pengusaha mulai mampu mengekspor barang setengah jadi dan barang jadi.