Jokowi Targetkan Peningkatan Setoran Pajak Sawit Sebelum Transisi Pemerintahan

muhammad farhan
Presiden Jokowi menginginkan agar Indonesia dapat memperoleh penerimaan negara melalui digenjotnya produksi industri kelapa sawit. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo menggelar rapat internal membahas perkembangan pengelolaan kebun sawit nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/7/2024). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menginginkan agar Indonesia dapat memperoleh penerimaan negara melalui digenjotnya produksi industri kelapa sawit.

Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi menuturkan, Presiden Jokowi memerintahkan agar peningkatan tata kelola industri sawit kembali digenjot pada masa-masa akhir pemerintahannya. Untuk itu, Satgas Sawit diminta menyelesaikan permasalahan lahan kebun sawit, terutama yang bersifat ilegal.

"Jadi tadi tindak lanjut agar Satgas bisa lebih maksimal bekerja di waktu yang sempit, Presiden mengarahkan agar mempercepat PR-PR yang menyangkut masalah perkebunan kita," ucap Harvick usai rapat internal di Istana Kepresidenan, dikutip, Rabu (10/7/2024).

Harvick menambahkan, keinginan Presiden Jokowi untuk menyelesaikan permasalahan lahan kebun sawit ilegal, dapat memberikan sumbangsih pendapatan negara lebih baik lagi. Hal ini dipandang juga guna mendapatkan pajak lebih tinggi melalui sektor kebun sawit tersebut.

"Terutama bagaimana perolehan pajak lebih tinggi lagi, utamanya pendapatan nasionalnya, sebelum selesai transisi pemerintahan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

57 tahun lalu

Chatib Basri Beberkan 3 Tugas Menkeu Hadapi Tekanan Fiskal: Potong, Naikkan, Pinjam

57 tahun lalu

Kabar Baik! Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Selama 3 Bulan

57 tahun lalu

Kabar Baik, Pemerintah Pangkas PPh Final untuk Penulis Jadi 1,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal