Jokowi Sebut Cari Uang Sulit, Minta Belanja APBN dan APBD Harus Produktif

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi sebut cari uang sulit, minta belanja APBN dan APBD harus produktif. Foto: MPI

"Di sinilah pentingnya peran pengawasan. Peran pengawasan sangat sangat sangat penting. Kenapa saya juga sering cek ke lapangan, turun ke bawah? Saya ingin pastikan bahwa apa yang kita programkan itu sampai betul ke rakyat, sampai ke masyarakat karena memang kita lemah di sisi itu," tuturnya.

"Jika tidak diawasi, hati hati, jika tidak cek langsung, jika tidak dilihat, dipelototi satu-satu, hati-hati kita lemah di situ. Dipelototi kita turun ke bawah, itu saja masih ada yang bablas, apalagi tidak," imbuh Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara juga meminta pengawasan tersebut berorientasi bukan prosedural saja, tapi juga harus menghasilkan sesuatu. Berdasarkan informasi yang diterimanya, banyak APBN dan APBD berpotensi digunakan tidak optimal. 

"Ini perlu saya ingatkan kepada semuanya, baik pusat maupun daerah dalam penggunaan yang namanya anggaran, karena 43 persen (program pemerintah terindikasi tidak optimal) itu bukan angka yang sedikit. Ini cara penganggarannya saja sudah banyak yang enggak bener," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

57 tahun lalu

Jokowi Sebut Nadiem Makarim Sosok yang Baik

57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Selama Ini Publik Disuguhkan Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal