Jokowi Minta Direksi BPJS Ketenagakerjaan Kelola Dana dengan Sangat Hati-hati

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi minta direksi BPJS Ketenagakerjaan kelola dana dengan sangat hati-hati. Foto: Sekretariat Presiden

"Kami menargetkan dalam 5 tahun tumbuh 2 kali lipat menjadi 70 juta," ucapnya.

Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga telah melakukan digitalisasi layanan melalui Jamsostek Mobile sesuai arahan Presiden Jokowi. Hal itu dilakukan untuk memberikan kecepatan layanan dan meningkatkan kepuasan peserta.

"Kami menyampaikan bahwa kami telah melaksanakan digitalisasi dalam layanan, sehingga kalau dulu peserta itu klaim butuh waktu 10-15 hari, saat ini klaim hanya 15 menit dengan Jamsostek Mobile," tutur Anggoro.

Direksi juga menyampaikan mengenai perkembangan data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Anggoro membeberkan, BPJS Ketenagakerjaan telah mengirimkan data penerima BSU ke Kementerian Ketenagakerjaan hingga tahap 4, dan tahap 5 akan dikirim dalam waktu dekat.

"Totalnya 14 juta data BSU kita kirimkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk divalidasi," kata dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
4 hari lalu

Purbaya Belum Mau Hapus Pajak JHT, Ada Apa?

5 hari lalu

Said Iqbal Bertemu Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dukung Penyesuaian Pajak JHT

6 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

9 hari lalu

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi, Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal