Joe Biden Setujui Anggaran Rp13,4 Triliun untuk Bangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di AS

Aditya Pratama
Presiden AS oe Biden menyetujui pendanaan pertama sebesar Rp13,4 triliun untuk membangun stasiun pengisian kendaraan listrik di 35 negara bagian. (Foto: Reuters)

Undang-undang yang ditandatangani pada bulan Agustus oleh Biden memberi penghargaan kepada Layanan Pos AS (USPS) 3 miliar dolar AS dalam pendanaan untuk membeli lebih banyak kendaraan listrik dan mengisi infrastruktur. USPS pada bulan Juli mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan untuk secara signifikan meningkatkan pembelian kendaraan listrik, 

Kurangnya stasiun pengisian daya listrik tetap menjadi rintangan utama untuk adopsi kendaraan listrik yang lebih luas. "Kita akan membutuhkan peningkatan pesat dalam pengisian kendaraan listrik," ujar Walikota Detroit Michael Duggan dikutip, Kamis (15/9/2022).

Pada tahun 2030, Biden menginginkan 50 persen dari semua kendaraan baru yang dijual menjadi model listrik hibrida atau plug-in dan 500.000 stasiun pengisian EV baru. Meski begitu, Biden belum mendukung penghentian penjualan kendaraan bertenaga bensin baru pada tahun 2030.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Iran Gempur Israel Habis-habisan, Pabrik hingga Apartemen di Beberapa Kota Terbakar

Internasional
5 jam lalu

Diam-Diam AS Usir Wakil Duta Besar Iran untuk PBB, Kenapa?

Internasional
5 jam lalu

Iran Tolak Mentah-Mentah Permintaan Gencatan Senjata AS

Internasional
6 jam lalu

Iran Ejek AS Setelah Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur: Sekarang Mereka Minta Tolong!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal