Jerman Khawatir Pemotongan Pasokan Gas Rusia Bersifat Permanen

Aditya Pratama
Pemerintah Jerman khawatir pasokan gas bisa dikurangi atau dipotong secara permanen setelah Gazprom memotong aliran gas menjadi hanya 40 persen dari kapasitas. (Foto: Reuters)

BERLIN, iNews.id - Pasokan gas alam Rusia ke Jerman melalui pipa Laut Baltik Nord Stream 1 telah dihentikan selama 10 hari untuk pekerjaan pemeliharaan tahunan. Pemeliharaan pipa normal setiap musim panas, ketika permintaan gas lebih rendah daripada di musim dingin.

Mengutip BBC, Pemerintah Jerman khawatir pasokan gas bisa dikurangi atau dipotong secara permanen. Diketahui, pada pertengahan Juni, perusahaan gas Rusia, Gazprom memotong aliran gas melalui Nord Stream 1 menjadi hanya 40 persen dari kapasitas pipa. 

Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck memperingatkan bahwa negara-negara Uni Eropa harus bersiap jika pengiriman gas tidak dilanjutkan.

Habeck menuduh Kremlin menggunakan gas sebagai senjata sebagai tanggapan atas sanksi Uni Eropa atas perang di Ukraina. Habeck mengakui Jerman menjadi terlalu bergantung pada gas Rusia.

"Kesalahan politik besar seperti yang bisa kita lihat hari ini, yang kita coba perbaiki secepat mungkin," ujar Habeck dikutip, Selasa (12/7/2022).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jamu Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Kemajuan Teknologi

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Industri Semikonduktor di RI

57 tahun lalu

Di Hadapan Presiden Jerman, Prabowo Serukan Konflik Harus Diakhiri Lewat Perundingan

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Steinmeier, Sepakat Tingkatkan Volume Perdagangan RI-Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal