Jerman dan Sekutu Barat Setuju Keluarkan Rusia dari SWIFT

Aditya Pratama
Jerman dan sekutu Barat setuju untuk mengeluarkan Rusia dari sistem pembayaran global SWIFT. (Foto: Reuters)

SWIFT telah menjadi mekanisme utama untuk membiayai perdagangan internasional. Pada tahun 2020, sekitar 38 juta 'pesan FIN' SWIFT dikirim setiap hari melalui platform SWIFT, menurut Tinjauan Tahunan 2020. Setiap tahun, triliunan dolar ditransfer menggunakan sistem.

Didirikan pada 1970-an, SWIFT adalah koperasi dari ribuan lembaga anggota yang menggunakan layanan ini. Berbasis di Belgia, SWIFT menghasilkan keuntungan sebesar 36 juta euro pada tahun 2020, menurut Tinjauan Tahunan 2020. 

Dengan mengeluarkan bank Rusia dari SWIFT, hal ini akan membatasi akses negara itu ke pasar keuangan di seluruh dunia. Perusahaan dan individu Rusia akan merasa lebih sulit untuk membayar impor dan menerima uang tunai untuk ekspor, dan meminjam atau berinvestasi di luar negeri.

Bank Rusia dapat menggunakan saluran lain untuk pembayaran seperti telepon, aplikasi perpesanan, atau email. Itu akan memungkinkan bank-bank Rusia melakukan pembayaran melalui bank-bank di negara-negara yang belum memberlakukan sanksi tetapi karena alternatif-alternatifnya cenderung kurang efisien dan aman, serta volume transaksi bisa turun dan biaya meningkat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
51 menit lalu

Pemerintah Bangun KEK Gudang Minyak Raksasa di Sumatra Gandeng Rusia

Nasional
2 jam lalu

Purbaya bakal Sanksi Dirjen Bea Cukai jika Terbukti Terlibat Kasus Suap Impor Barang

Internasional
8 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Nasional
13 jam lalu

Putin Yakin Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal