Jangan Ragukan Perhiasan Emas di Pasar Tradisional, Ini Keunggulannya 

Advenia Elisabeth
Pengamat merekomendasikan membeli emas di pasar tradisional, bukan di mal. Simak penjelasannya. (Foto: Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

"Kalau beli perhiasan, itu kan ada ongkos buatnya. Kalau di pasar tradisional itu ongkosnya lebih murah. Cuma Rp5.000-Rp15.000 per gramnya. Kenapa murah? Karena sewa tempatnya tidak semahal di Mal, dan honor karyawannya relatif lebih murah," kata dia.

"Kenapa ongkos buat perlu diperhatikan? Karena jika kita jual perhiasan itu, nanti ongkos buatnya akan hilang semua. Misalnya, beli emas ongkosnya Rp100.000 per gram. Kita beli 5 gram, berarti ongkosnya Rp500.000, itu akan hilang, rugi kalau untuk investasi," sambungnya.

Oleh karena itu, dia menyarankan bagi anak muda yang ingin investasi emas untuk membeli di toko emas pasar tradisional. Meskipun dari segi kualitas lebih unggul yang dijual di Mal, namun emas di pasar tradisional bisa dicuci rutin untuk mendapatkan hasil perhiasan yang mengkilat lagi seperti baru. 

"Kualitas emasnya ataupun modelnya memang tak sebanding dengan yang di mal-mal. Tapi emas kan bisa dicuci rutin, biaya juga murah sekitar Rp50.000, bisa mengkilat lagi. Yang penting saat dijual lagi nanti nggak rugi. Kuncinya di situ kalau berinvestasi," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 jam lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Buyback Meningkat Jadi Segini

24 jam lalu

Pegadaian Andil dalam Pendirian IBMA, Siap Integrasikan Ekosistem Emas di Indonesia 

1 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok, Buyback Ikut Turun Jadi Rp2,3 Juta

4 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Ikut Melejit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal