Jalin Kerja Sama, POJ dan TOP Tambah Armada Ride-Hailing 

Rizqa Leony Putri
PT Pesonna Optima Jasa (POJ) bekerja sama dengan PT Trans Optima Perkasa untuk memperluas akses kepemilikan dan penyewaan layanan ride-hailing. (Foto: dok Pegadaian)

Ke depan, POJ akan menggelar program edukasi terintegrasi mengenai pentingnya investasi emas nasional yang menyasar langsung dua arah, yaitu kepada para mitra driver sebagai jaminan hari tua, serta kepada para penumpang melalui aktivasi promosi digital di dalam armada.

Pada kesempatan yang sama, CEO PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, memaparkan bahwa ceruk pasar penyewaan kendaraan bagi pekerja mandiri di sektor transportasi berbasis aplikasi masih menyimpan potensi pertumbuhan yang luar biasa besar. Meskipun baru berdiri selama dua tahun, TOP telah berhasil menyerap tenaga kerja mandiri hingga 1.400 mitra driver dengan jumlah armada yang setara di area Jabodetabek.

Dengan tambahan kerja sama dari POJ ini, total armada aktif yang dikelola oleh TOP kini melonjak tajam menjadi 1.650 unit.

“Di tengah situasi ekonomi global yang dinamis, semakin banyak masyarakat yang beralih menjadi pekerja mandiri. TOP hadir bukan sekadar menyewakan fisik mobil, melainkan memberikan paket solusi: kepastian unit yang prima, jaminan regulasi, dan kepastian pendapatan (income) bagi mitra. Mereka juga diuntungkan karena tidak perlu memikirkan biaya harian dan waktu untuk perawatan rutin kendaraan, semuanya di-manage oleh sistem kami,” tuturnya.

Menariknya, Agung mengungkapkan adanya pergeseran preferensi yang sangat masif di kalangan pengemudi saat ini. Faktor efisiensi biaya operasional harian membuat permintaan kendaraan listrik melonjak tajam.

“Permintaan kendaraan EV dari mitra driver kami saat ini terus meroket hingga menyentuh angka 80 persen. Menjawab antusiasme tersebut, tahun ini kami memasang target agresif untuk mengoperasikan sedikitnya 500 unit kendaraan EV di jalanan,” katanya.

Melihat kokohnya fondasi kemitraan ini, TOP dan POJ juga sudah membidik peta roadmap bisnis masa depan yang lebih ekspansif. Selain berencana mengepakkan sayap layanan kendaraan roda empat ke kota-kota tier dua di Indonesia, kedua korporasi saat ini tengah melakukan studi kelayakan untuk masuk ke lini bisnis baru, yaitu penyewaan kendaraan roda dua berbasis listrik untuk melayani segmen kurir logistik dan transportasi penumpang yang lebih lincah.

Melalui kolaborasi tersebut, POJ dan TOP berharap dapat memperkuat infrastruktur pendukung industri ride-hailing, ikut mengurangi emisi karbon sekaligus memberikan alternatif akses kendaraan yang lebih mudah bagi masyarakat yang ingin bekerja sebagai mitra pengemudi.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Investasi ORI030 Lewat wondr by BNI, Dapatkan Cashback hingga Rp15 Juta

57 tahun lalu

Berdampak Besar, UMiMAX Pertamina Tambah 1.000 Penerima Manfaat

57 tahun lalu

BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik

57 tahun lalu

Isu KUR di Jember, Ibrahim Assuaibi: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal