Jabodetabek Bakal Dibanjiri 35.000 Ton Beras

Advenia Elisabeth
Jabodetabek bakal dibanjiri 35.000 ton beras. Foto: Advenia E

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyatakan, Perum Bulog akan menggelontorkan 35.000 ton beras di Jabodetabek. Beras ini nantinya disalurkan ke pasar-pasar wilayah tersebut untuk menjaga stabilitas harga. 

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi mengatakan, beras tersebut tak sepenuhnya berasal dari beras impor, tapi campuran dari beras lokal. 

"Beras 35.000 ton itu bukan hanya dari beras impor, jadi campur-campur. Ada beras dalam negeri, kemudian ada beras luar negeri," kata dia di Jakarta, Jumat (13/1/2023). 

Dia menjelaskan, dalam penyaluran beras tersebut, Bulog akan memberikan kepada pedagang seharga Rp8.300 hingga Rp8.900 per kilogram (kg). Pedagang selanjutnya akan menjual ke tingkat konsumen maksimal Rp9.450 per kg. 

"Untuk penyaluran CBP ini nanti dilakukan melalui proses Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)," ujarnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026

57 tahun lalu

Wamentan Ungkap Cadangan Beras Tembus 5,37 Juta Ton: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal