Izin Impor KRL Bekas Jepang Tak Direstui, Begini Respons Erick Thohir

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, impor KRL bekas Jepang merupakan langkah yang tepat, mengingat produksi kereta dalam negeri masih sangat terbatas. (Foto: Istimewa)

Erick berharap ada dukungan dari Kemenperin, Kemendag, dan Kementerian Perhubungan. Pasalnya, tanpa surat rekomendasi untuk Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, impor KRL belum bisa dilakukan.

"Jadi menurut saya kembali, kalau saya minta dukungan dari para menteri pengambil kebijakan untuk kita saling mendukung, kita saling menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat yang hari ini masyarakat sangat membutuhkan," tuturnya.

Namun, Erick menyebut persoalan tersebut belum menjadi pembahasan antara Kementerian BUMN dengan kementerian terkait. 

"Tapi saya yakin, nanti saya cek dengan tim saya karena saya belum tau detailnya, tapi saya rasa dari Kemenperin, Menhub pasti akan mendukung lah. Ini masalah belum ada komunikasi saja, tapi saya yakin saling mendukung," kata dia.

Adapun, PT KCI berencana memensiunkan 10 rangkaian KRL pada tahun ini dan 16 rangkaian pada 2024. Dengan pengurangan dan tanpa persetujuan impor KRL, maka akan berdampak pada pengangkutan penumpang.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Timnas Indonesia Akan Tambah Naturalisasi Lagi? Erick Thohir Buka Suara

57 tahun lalu

PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama

57 tahun lalu

PON 2028 Dipastikan Tanpa Venue Baru, Pemerintah Genjot Efisiensi Besar

57 tahun lalu

Erick Thohir Buka Suara! Luke Vickery dan Mitchell Baker Selangkah Lagi Jadi WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal