Investor Swedia Ingin Investasi di Kawasan Pantai Pink Lombok

Antara
Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi. (Foto: Ant)

Dia mengemukakan Pemprov dan Pemkab setempat memiliki komitmen agar pengelolaan kawasan tersebut bisa berjalan mulai Juni 2021.

"Kalau lahannya nanti sudah clear, progres awal yang kami minta dari pihak PT ESL adalah rehabilitasi pantai pink sebelum adanya pembangunan fisik seperti hotel, vila dan lain sebagainya," ucapnya.

Rum menjelaskan, adapun kendala yang dihadapi di lapangan di antaranya adalah masalah lahan, kebijakan MoU dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, kemudahan pengelolaan di kawasan perairan dan masalah pengawalan atau keamanan di sekitar kawasan.

"Masalah-masalah itu kita akan diskusikan dengan pihak terkait untuk menemukan solusi terbaiknya, sehingga kegiatan pengembangan dan pengelolaan investor akan berjalan sesuai harapan bersama," ujarnya.

Rum mengatakan, PT ESL telah mengantongi izin sejak 2013. Perusahaan tersebut rencananya akan mengelola lahan seluas 339 hektare termasuk kawasan hutan dan Pantai Pink.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kolaborasi MNC Sekuritas-MNC Bank Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Digital Generasi Muda di UNAS

57 tahun lalu

Menhut Tawarkan Skema Investasi Konservasi Alam di Forum Internasional

57 tahun lalu

MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Mengenal Analisis Teknikal untuk Mahasiswa dan Akademisi IBI Kesatuan Bogor

57 tahun lalu

Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal