Investasi Properti di Jakarta bakal Tetap Menarik meski Tak Lagi Jadi Ibu Kota

Iqbal Dwi Purnama
Iklim investasi sektor properti di Jakarta akan tetap menarik, meskipun pusat pemerintahan sudah berpindah ke IKN. (Foto: Ist)

Jakarta memiliki infrastruktur yang sudah berkembang, jaringan transportasi yang kuat, dan menjadi pusat bagi perusahaan multinasional dan perbankan. Faktor-faktor ini membuat kota ini masih sangat relevan bagi para investor properti, terutama di sektor perkantoran swasta, komersial, dan residensial kelas atas.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik investasi properti di Jakarta adalah proyek-proyek infrastruktur yang terus berjalan. Proyek MRT dan LRT Jakarta akan memperkuat konsep Transit Oriented Development (TOD) di beberapa wilayah. 

Dengan pengembangan kawasan-kawasan di sekitar stasiun transportasi massal, minat investasi properti di Jakarta tetap tinggi, terutama untuk sektor residensial dan komersial.

"Jadi memang Jakarta ketika dipinndah ibu kota ke IKN, tetap tidak berubah menjadi pusat perekonomian, karena bayak bisnis yang sudha berjalan. Kalau kami melihat, Sinarmas melihat, Jakarta punya potensi, dan kita masih melihat peluang, sebagai pengembang, kita meluncurkan produk untuk menjawab kebutuhan market kita," ucapnya.

Consumer Banking Marketing Head CIMB Niaga, Deffy Lisa Hardjono mengungkapkan, penyaluran kredit properti pascapengumuman pemindahan Ibukota ke IKN relatif tidak berdampak negatif. 

Deffy memaparkan, pertumbuhan kredit properti mulai terlihat sejak April 2024, ketika pertumbuhan mencapai 7,8 persen YoY. Pada Mei 2024, pertumbuhan kredit properti meningkat menjadi 8,8 persen YoY. Tren pertumbuhan terus terjadi pada Juli 2024, mencapai 9 persen YoY.

"Kalau dari bank, kita lihat data yang ada, kita melihat bahwa properti sesudah IKN diumumkan, secara data properti masih menjadi sektor yang seksi," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Libatkan 103 Sekolah Swasta Gratis, Tampung 10.109 Murid

57 tahun lalu

SPMB Jakarta 2026 Dibuka, Daya Tampung Capai 245.980 Murid Baru

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

57 tahun lalu

Kejar Target Ibu Kota 2028, Otorita Minta Tambahan Dana Rp15,5 Triliun untuk Pembangunan IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal