Ini Penyebab Komoditas Pertanian RI Lebih Mahal Dibanding Produk Impor 

Iqbal Dwi Purnama
Biaya produksi pertanian Indonesia yang jauh lebih mahal dibanding negara lain membuat harga produk impor jauh lebih murah. (Foto: Ist)

Lebih lanjut, Dwi menjelaskan bahwa biaya sewa lahan tersebut juga masuk dalam ongkos produksi yang terbesar setelah tenaga kerja. Hal itu yang masih cukup membebani para petani di Indonesia.

"Vietnam menjamin warganya mendapatkan lahan 1 hektare, kalau di Indonesia harus sewa dulur tani kita, dari sana kita sudah kelihatan, bagaimana kita bisa menghasilkan pangan dengan harga atau biaya yang relatif rendah," katanya.

Padahal, jika dibandingkan dari segi kualitas dan harga produksi, sebetulnya tidak berbeda antara Indonesia dan negara lain. Akan tetapi, yang membedakan adalah keberpihakan pemerintah dalam menyalurkan subsidi kepada petani. 

"Jadi kalau efisiensi ya petani kita efisien, kalau petani luar, mereka mau tanam pun sudah mendapatkan subsidi, di Eropa subsidinya 250 euro per hektare, belum subsidi lainnya," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Produksi Gula Tembus 2,67 Ton, Mentan Kejar Target Swasembada

Nasional
5 hari lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
8 hari lalu

Kementerian PKP segera Bangun 18 Tower Rusun Subsidi di Meikarta Tahun Ini

Nasional
10 hari lalu

Kapolri Teken MoU dengan Pupuk Indonesia terkait Distribusi: Agar Tepat Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal