Ini Konsekuensi jika Rusia Gagal Bayar Utang Luar Negeri

Jeanny Aipassa
AS memberlakukan sanksi pemblokiran penuh terhadap Sberbank. (Foto: Reuters)

2. Rusia mendeklarasikan moratorium 

Pemerintah Rusia dapat secara sepihak mengumumkan moratorium atau penghentian sementara pembayaran obligasi internasional, bahkan bisa juga memutuskan penghentian pembayaran secara permanen.

IMF menyatakan, moratorium dapat dilakukan sebelum atau sesudah pembayaran gagal, melalui pengumuman atau undang-undang yang terpisah dari pembayaran utang luar negeri yang terlewat. 

Pemerintah mungkin mengumumkan moratorium sebagai tindakan sementara untuk menghentikan pembayaran sebelum meluncurkan restrukturisasi utang, seperti yang dilakukan Meksiko pada 1982. Pencanangan moratorium juga menjadi salah satu pemicu potensial kontrak CDS.

3. Kewajiban utang yang berisiko

Jika mengalami gagal bayar dan menyatakan moratorium pembayaran utang luar negeri, maka Rusia akan dicap sebagai negara dengan kewajiban utang yang berisiko. 

Kondisi ini, akan membuat Rusia sulit mengajukan pembiataan dan  sering dimanfaatkan oleh lembaga bantuan yang mengkhususkan diri membantu negara dalam kondisi krisis. 

Seperti diketahui, Rusia akan melakukan pembayaran sebesar 649 juta dolar AS kepada pemegang dua obligasi sesuai batas waktu jatuh tempo, tetapi Departemen Keuangan AS memblokir transfer tersebut, dan mencegah Rusia menggunakan cadangan mata uang asing yang dibekukan untuk membayar utangnya. Hal itu membuat pemerintah Rusia memutuskan membayar utang luar negeri dari dua obligasi internasional dengan menggunakan mata uang rubel.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Internasional
2 hari lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
3 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Buletin
4 hari lalu

Rusia Tegaskan Dukungan Program Nuklir Iran di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal