Ini Deretan Ancaman dari Aplikasi Temu asal China Terhadap UMKM RI, Apa Saja?

muhammad farhan
ilustrasi aplikasi Temu asal China (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Aplikasi Temu dari China tengah menjadi sorotan karena dikhawatirkan mengganggu UMKM di Indonesia. Bagaimana tidak, aplikasi ini memiliki model bisnis penjualan e-commerce secara crossborder yang mana pembeli berhubungan langsung dengan pabrik.

Alhasil, penjualan tersebut akan memotong banyak rantai dan menawarkan harga yang jauh lebih murah dari UMKM. Staf Khusus Menkop UKM bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Fiki Satari mengungkapkan model bisnis tersebutlah yang akan akan melahirkan predatory pricing atau persaingan harga yang mendominasi pangsa pasar UMKM nantinya.

"Jika Temu hadir di Indonesia, bagi UMKM produsen nantinya tidak akan mampu bersaing dengan produk yang dijual dengan harga jauh lebih rendah daripada HPP (Harga Pokok Penjualan)," tutur Fiki kepada iNews.id, Kamis (13/6/2024).

Selain itu, aplikasi Temu juga akan mematikan keuntungan penjualan karena tidak memerlukan distributor atau affiliator. Alhasil, penjual di Indonesia akan terdampak.

klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
21 jam lalu

Rintis Program Pemberdayaan UMKM, DPW Partai Perindo DKI: Dukung Ekonomi Rakyat Kecil

Destinasi
1 hari lalu

Muslim Life Fair 2026 Jadi Destinasi Seru Jelang Ramadhan, Ada Kajian dengan Bahasa Isyarat!

Internasional
3 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal